Beranda Hobi NASI KOBEL

NASI KOBEL

154
0
BERBAGI

Penganan ini bisa anda jumpai di daerah – daerah pesisir Kota Sampang khususnya di daerah Camplong. Nasi ini awalnya adalah bekal yang dibuatkan para istri – istri nelayan masyarakat setempat ketika mereka pergi melaut, menunya sangat sederhana hanya beberapa ikan laut, tahu, sambal kelapa dan sambel khas madura ” Buje Cabbih ” dalam bahasa Indonesia adalah Garam dan Cabe di tempatkan di dalam rantang ataupun di bungkus dengan daun pisang, nah kemudian dari kebiasan inilah masyarakat setempat sekarang mengolahnya lebih variatif dan mulai dikenal ke luar daerah sehingga menjadi lebih konsumtif bahkan sudah memiliki beberapa pelanggan tetap dari dalam ataupun luar daerah. Kata KOBEL sendiri menurut masyarakat setempat diambil dari bahasa Madura ” KORANG ABELIH ” yang artinya kalau kurang kembali atau lebih jelasnya kalau anda kurang boleh kembali. Jika anda menuju arah Pamekasan, mulai dari Pantai Camplong hingga ke arah timur Pasar Camplong anda akan menjumpai warung – warung kecil penjual Nasi Kobel di pinggir – pinggir jalan dan sebagian lagi memilih berada di dalam perkampungan penduduk mereka biasanya berjualan mulai jam 2 siang sampai menjelang subuh sembari menunggu nelayan – nelayan setempat pulang melaut.

Ada yang khas dan unik dari kuliner ini yaitu sambal kelapanya, Jika biasanya di sangrai atau di kukus disini sambal kelapanya di panggang / dipepes bersama potongan tanah liat biasanya menggunakan pecahan cobek atau gentong kebayang rasanya gimana ? susah jelasinnya yang saya tau rasa dan aroma sambal kelapanya unik, ikan tongkol masak bali menjadi lauk wajib selebihnya hanya lauk pendamping dengan hanya 3 – 6 ribu rupiah anda sudah bisa menikmatinya plus pemandangan kampung nelayan dan pantai camplong yang menyejukkan mata. Kalau di Bangkalan ada kuliner Nasi Serpang dengan Full Seafood dan bumbu kuahnya yang khas kami disini punya Nasi Kobel yang tak kalah nikmatnya, menarik untuk dicoba jika kebetulan anda singgah di Kota Sampang atau sekedar berbagi pengalaman kuliner dengan daerah lain

Sumber : http://kenapajuga.blogspot.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here