Scroll untuk baca artikel
Berita

Samsul Huda: Inovator Mesin Pengaduk Petis untuk Kemajuan UMKM Sampang

22
×

Samsul Huda: Inovator Mesin Pengaduk Petis untuk Kemajuan UMKM Sampang

Sebarkan artikel ini
Samsul Huda Saat Menerima Bantuan Alat Dari Para Aktivis. (Foto: Klik Madura)
Samsul Huda saat menerima bantuan alat dari para aktivis. (Foto: KLIK MADURA)

Sampang – Samsul Huda, seorang warga dari Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, telah menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya. Ia telah menciptakan sebuah mesin pengaduk petis yang berpotensi membantu para pelaku usaha kecil di sekitarnya.

Mesin yang diciptakan oleh Samsul Huda ini memiliki kemampuan untuk mempercepat proses produksi petis. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta efisiensi dalam usaha petis yang banyak dijalankan oleh masyarakat di wilayah pesisir Sampang.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“UMKM sering mengalami kendala dalam pembuatan petis, seperti petis yang gosong atau adukannya tidak merata. Banyak yang mengeluhkan kelelahan saat mengaduk petis secara manual. Itu sebabnya saya menciptakan mesin ini,” ungkap Samsul Huda pada hari Minggu (08/10/2023).

Dalam proses pembuatan mesin pengaduk petis ini, Samsul Huda mendapatkan bantuan dari LSM Madura Development Watch (MDW). Kolaborasi dengan LSM ini membantu kelancaran dalam pembuatan mesin tersebut.

“LSM MDW Sampang mengajak saya untuk berkolaborasi dalam mengatasi keluhan masyarakat. Akhirnya, saya kembali mengasah kemampuan saya dalam menciptakan mesin pengaduk petis,” jelas Samsul Huda.

Huda juga menjelaskan bahwa mesin ini mampu mengaduk secara otomatis dengan menggunakan penggerak motorik listrik dan menjaga suhu secara konsisten. Hal ini membantu dalam menghasilkan petis yang konsisten dan menghindari risiko gosong atau terlalu encer.

Ketua LSM MDW Sampang, Siti Farida, menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh pemuda di Sampang. Mereka membutuhkan dukungan untuk mengembangkan kemampuan mereka.

“Di Sampang, terdapat banyak pemuda berbakat. Namun, lapangan pekerjaan dan peluang yang tersedia masih terbatas, sehingga potensi mereka belum sepenuhnya terwujud,” ungkap Farida.

Farida menekankan bahwa LSM MDW hadir untuk memberikan dukungan dan peluang kepada pemuda-pemuda berbakat agar mereka mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Ini merupakan upaya untuk mengubah mindset ketergantungan pada pekerjaan sektor publik.

Dengan inovasi seperti mesin pengaduk petis yang diciptakan oleh Samsul Huda, diharapkan UMKM di Sampang dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah.